MUSRENBANG DESA KAYUBIHI TAHUN TA. 2023
Memperingati Bulan Bung Karno Ke- IV Pemerintah Desa Kayubihi Menggelar Lomba-Lomba
Penyaluran BLT Dana Desa Bulan mei Tahun 2022
Pembuatan Posko Penanggulangan Covid-19
berita-desa
-
Penilaian 10 Program Pokok PKK di Desa Kayubihi berlangsung pada hari Senin, 3 September 2018 bertempat di Balai Banjar Kayubihi, Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli. Tim Penilai berasal dari Kabupaten yang Diketuai oleh TP PKK Kabupaten Bangli Ny. Erik Gianyar yang pada kesempatan ini diwakili oleh Ketua Tiga PKK Kabupaten Bangli Ny. Giri Putra.
Tim Penilai tiba di Desa Kayubihi sekitar pukul 09.00 Wita yang disambut oleh PKK Desa Kayubihi yang berbaris di depan Balai Banjar Kayubihi. Ketua PKK Desa Kayubihi juga memberikan karangan bunga kepada Ketua ...
-
Dalam Memperingati HUT RI ke 73, Pemerintah Kabupaten Bangli mengadakan lomba gerak jalan kreasi pada hari sabtu tanggal 25 agustus 2018. Para peserta lomba adalah ibu- ibu PKK yang berasal dari Desa dan Kelurahan Kecamatan Bangli, Susut dan Tembuku.
Pkk Desa Kayubihi ikut berpartisipasi dalam lomba gerak jalan dengan nomor urut 09 dengan nuansa pakaian Merah Putih dan yang terlihat menarik mengenakan topi yang terbuat dari bahan gelas plastik bekas yang merupakan bentuk keperdulian PKK Desa Kayubihi terhadap masalah sampah plastik ...
-
Dalam memperingati HUT RI yang ke-73, Pemerintah Desa Kayubihi, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli berpartisipasi mengikuti lomba penjor hias. Kriteria penjor yang harus dibuat adalah memakai kain merah putih dan menggunakan janur sebagai hiasan. Pemasangan penjor paling lambat pada hari kamis tanggal 9 agustus 2018.
Desa Kayubihi mendapat Nomor Urut 3 yang berlokasi di samping kiri pintu keluar Kantor Bupati Bangli. Bambu ‘petung’ berukuran tinggi 10 meter sebagai bahan dasar pembuatan penjor yang dibeli langsung di Desa Kayubihi yang ...
-
Total Belanja Desa Kayubihi Tahun 2018 sebesar Rp. 4.718.102.686,- terdiri dari Bidang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa sebesar Rp. 907.804.459,00 (19%), Bidang Pembangunan sebesar Rp. 2.613.529.183,- (54%), Bidang Pembinaan Kemasyarakatan sebesar Rp. 923.936.104,- (20%) dan Bidang Pemberdayaan Masyarakat sebesar Rp. 270.155.290,- (6%).
Total Pendapatan Desa Kayubihi Tahun 2018 sebesar Rp. 4.643.005,- terdiri dari Pendapatan Asli Desa (PAD) sebesar Rp. 31.000.000,- Dana Desa (APBN) sebesar Rp. 742.124.000,- Alokasi ...
-
Kemunculan industri kerajinan bambu di Desa Kayubihi berkembang pada tahun 1964, tetapi sebelum itu sudah berkembang kerajinan bambu yang lebih sederhana dan hanya digunakan sebagai pelengkap perabotan rumah tangga. Pada mulanya kerajinan bambu dikerjakan oleh orang tua sebagai pengisi waktu luang apabila pekejaan di dapur dan di kebun selesai. Bencana meletusnya Gunung agung pada tahun 1963 membuat masyarakat Desa Kayubihi mencari alternatif pekerjaan lain selain bertani. Hingga akhirnya beralih menjadi pengerajin bambu dengan melihat potensi yang ...
-
Dalam rangka meningkatkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat Pemerintah Desa Kayubihi mengembangkan Sistem Informasi Desa berbasis website. Sistem yang dipergunakan berplatform OpenSID. Platform ini digunakan mengingat sistem ini gratis dan tidak membebani desa dalam biaya pengadaan software atau sistem operasi.
Pengembangan Sistem Informasi Desa dimaksudkan untuk membuka akses informasi publik kepada seluruh masyarakat, baik masyarakat lokal, nasional maupun internasional. Hal ini dimungkinkan mengingat sistem informasi yang dibangun berbasis ...
-
Dalam rangka memperluas wawasan masyarakat di pedesaan, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi beserta pegiat dan pengamat desa berupaya menyusun buku-buku tentang tata kelola pemerintah desa. Berikut buku - buku tersebut disajikan di Perpustakaan Online Desa Kayubihi. ...
-
Selama enam dekade sejak 1945, Republik Indonesia tidak memiliki regulasi tentang desa yang kokoh, legitimate dan berkelanjutan. Perdebatan akademik yang tidak selesai, tarik menarik politik yang keras, kepentingan ekonomi politik yang menghambat, dan hasrat proyek birokrasi merupakan rangkaian penyebabnya.
Perdebatan yang berlangsung di sepanjang hayat selalu berkutat pada dua hal. Pertama, debat tentang hakekat, makna dan visi negara atas desa. Sederet masalah konkret (kemiskinan, ketertinggalan, keterbelakangan, ketergantungan) yang melekat ...